Banner 350

Drishyam (2015): Ketika Nonton Film Jadi Senjata Ampuh untuk Melindungi Keluarga


Buat kamu pencinta film thriller psikologis, Drishyam (2015) pasti sudah tidak asing lagi di telinga. Dibintangi oleh aktor watak

Ajay Devgn, Tabu, dan Shriya Saran, film Hindi berdurasi apik ini merupakan hasil
remake dari film Malayalam tahun 2013 dengan judul yang sama.

Di balik kesuksesan komersial dan kritiknya yang luar biasa (bahkan sampai dibuat sekuelnya di tahun 2022!), Drishyam menawarkan premis cerita yang bakal bikin kepala penonton berputar-putar.

Yuk, kita bedah alur cerita film yang penuh intrik ini!


Sinopsis: Dari Hidup Tenang Menjadi Mimpi Buruk

Cerita berpusat pada Vijay Salgaonkar (Ajay Devgn), seorang pria yatim piatu yang hanya mengenyam pendidikan hingga kelas empat SD. Meski begitu, ia adalah sosok pengusaha layanan TV kabel yang sukses di Goa. Hidupnya bahagia bersama istrinya, Nandini, dan kedua anak perempuan mereka: Anju (anak angkat) serta Anu si bungsu.

Uniknya, hobi terbesar Vijay selain mengurus keluarga adalah menonton film. Siapa sangka, kebiasaan maraton film ini nantinya justru menyelamatkan hidup keluarganya?

Petaka bermula ketika Anju mengikuti kemah sekolah dan tanpa sengaja direkam secara diam-diam oleh Sameer alias "Sam" Deshmukh—seorang remaja berandal yang juga merupakan anak kandung dari Inspektur Jenderal Polisi (IGP) Meera Deshmukh (Tabu).

Sam menggunakan video tak senonoh tersebut untuk memeras Anju dan meminta tubuhnya. Puncaknya terjadi saat Sam mendatangi rumah mereka tengah malam dan memaksa Nandini untuk melayaninya jika ingin video itu dihapus. Dalam kepanikan saat membela diri dari serangan Sam, Anju tidak sengaja memukul kepala Sam dengan tongkat besi hingga tewas.

Panik melihat kejadian itu, Nandini dan Anju sepakat mengubur jasad Sam di lubang kompos, sebuah tindakan yang sayangnya disaksikan oleh si bungsu, Anu.

Alibi Sempurna: Kekuatan Nonton Film

Keesokan harinya, Vijay pulang dan mendapati keluarganya dalam situasi darurat. Alih-alih menyerahkan diri, Vijay langsung memutar otak. Berbekal pengetahuannya dari ribuan film yang ia tonton, ia merancang sebuah "drishyam" (visual/alibi) yang sangat rapi untuk mengecoh kepolisian.

Vijay sengaja mengatur agar keluarganya melakukan perjalanan wisata ke Panaji untuk mendengarkan ceramah agama pada tanggal kejadian (meski mereka sebenarnya tidak datang ke sana hari itu). Seminggu kemudian, Vijay benar-benar mengulangi perjalanan yang sama persis dan sengaja berinteraksi dengan banyak orang di sana, membuat para saksi mata mengira mereka datang pada tanggal pembunuhan terjadi.

Ia juga membuang ponsel Sam dan menyembunyikan mobil cowok itu ke dalam danau—meski aksi terakhirnya sempat tepergok oleh Sub-inspektor Laxmikant Gaitonde, seorang polisi korup yang menyimpan dendam kesumat padanya.

Permainan Kucing-Kucingan dengan Polisi

Meera Deshmukh yang menyadari anaknya hilang langsung mengerahkan kekuatan penuh untuk menyelidiki keluarga Salgaonkar. Pemanggilan demi pemanggilan dilakukan. Namun, berkat gemblengan ketat dari Vijay, Nandini dan anak-anaknya berhasil mempertahankan alibi mereka dengan dingin. Bahkan, rekaman CCTV di ATM pada hari kejadian semakin memperkuat alibi Vijay.

Merasa dipojokkan oleh kecerdasan seorang "orang biasa", Meera akhirnya menggunakan cara-cara kotor. Keluarga Vijay ditangkap dan disiksa secara brutal oleh Gaitonde. Di bawah ancaman kekerasan terhadap adiknya, Anu akhirnya histeris dan membocorkan tempat persembunyian jasad Sam.

Polisi langsung bergegas menggali lubang kompos yang ditunjuk. Tapi, tebak apa yang mereka temukan? Bukan jasad Sam, melainkan bangkai seekor anak sapi! Warga yang geram melihat kebrutalan polisi langsung mengamuk dan menghajar Gaitonde habis-habisan.

Plot Twist Paling Jenius di Akhir Cerita

Pasca insiden tersebut, Gaitonde diseret dalam penangguhan dan Meera memilih mundur dari jabatannya. Merasa kalah telak, Meera dan suaminya, Mahesh, akhirnya mendatangi Vijay untuk meminta maaf atas perilaku bejat anak mereka, sekaligus memohon petunjuk di mana jasad anak mereka disembunyikan sebelum mereka pindah ke London. Vijay pun memberikan isyarat terselubung bahwa ia rela melakukan apa saja demi melindungi keluarganya.

Di adegan penutup, saat Vijay berjalan keluar dari kantor polisi baru yang sedang dalam proses pembangunan, kilas balik memperlihatkan Vijay pada malam kejadian sedang berjalan keluar dari tempat yang sama.

Yes, you guessed it! Jasad Sam sebenarnya dikubur tepat di bawah fondasi kantor polisi baru yang sedang dibangun saat itu. Tempat yang paling dicari polisi, justru adalah tempat yang paling aman karena tidak akan pernah digeledah!

Kesimpulan: Layak Tonton?

Drishyam adalah mahakarya thriller psikologis yang menunjukkan bahwa kecerdasan tidak selalu lahir dari bangku kuliah, melainkan dari ketenangan di bawah tekanan dan pengalaman hidup. Akting Ajay Devgn yang dingin beradu sempurna dengan ketegasan Tabu sebagai ibu yang kehilangan anaknya.

Buat kamu yang suka film dengan alur cerdas, teka-teki, dan plot twist yang bikin melongo di akhir cerita, Drishyam (2015) wajib banget masuk ke daftar tontonan akhir pekanmu!

Gimana, kalau kamu berada di posisi Vijay, apa kamu juga bakal melakukan hal nekat yang sama demi keluarga? Tulis pendapatmu di kolom komentar, ya!

No comments:

Post a Comment

Social Bar

🎬 Dibalik Layar Following (1998): Kala Christopher Nolan Memulai Segalanya dengan Modal Pas-pasan dan Tekad Baja!

Kalau sekarang kita mengenal Christopher Nolan sebagai sutradara jenius di balik film-film blockbuster kolosal beranggaran fantastis sepert...