Dalam panggung musik hip hop Indonesia modern, nama Samuel Alexander Pieter atau yang lebih populer dengan nama panggung Young Lex tentu sudah tidak asing lagi. Lahir pada 18 April 1992, seniman berkebangsaan Indonesia keturunan Batak dan Ambon ini telah menorehkan jejak yang kuat—baik melalui karya-karya musiknya yang kerap viral maupun dinamika kehidupan pribadinya yang selalu memicu perbincangan publik.
Awal Perjuangan: Dari Penjual Nasi Uduk Hingga Ikon Hip Hop
Perjalanan hidup Young Lex menuju puncak popularitas tidak didapatkan secara instan. Masa mudanya diwarnai dengan kerja keras dan perjuangan ekonomi:
- Masa Sekolah: Saat duduk di bangku SMP, ia sempat berjualan nasi uduk demi mencukupi kebutuhan hidup harian.
- Kecintaan pada Hip Hop: Ketertarikannya pada musik hip hop mulai tumbuh saat menempuh pendidikan di SMA 30 Rawasari.
- Modal Rekaman: Demi mengumpulkan modal awal untuk masuk studio rekaman dan membuat video klip, Young Lex melakoni berbagai pekerjaan kasar, termasuk bekerja sebagai staff gudang hingga Office Boy (OB).
Pertemuannya dengan rekan bermusiknya, Felix, setelah lulus SMA menjadi titik balik yang semakin memantapkan tekadnya di dunia musik. Salah satu lagu awalnya, "Ini Gaya Gue", bahkan berhasil terpilih menjadi soundtrack film King Of Rock City setelah dirilis ulang bersama rapper senior Iwa K.
Dinamika Kehidupan Pribadi
Selain perjalanan karir, kehidupan rumah tangga Young Lex juga kerap menjadi sorotan media. Ia menikah dengan Eriska pada 20 Juni 2019 dan dikaruniai seorang putri bernama Zaenab Alexander. Setelah melewati berbagai dinamika rumah tangga yang menyita perhatian publik, Eriska mengumumkan perpisahan mereka secara terbuka melalui Instagram pada 1 Mei 2025.
Rangkaian Kontroversi di Ranah Publik
Kepribadian Young Lex yang blak-blakan serta gaya bahasanya yang tanpa filter kerap memicu perdebatan hangat di masyarakat:
- Perselisihan dengan Musisi Senior: Pernyataannya dalam wawancara media sempat memicu ketegangan dengan rapper senior seperti Iwa K dan 8 Ball.
- Pernyataan Kontroversial (2018): Ia mendapat kritik tajam dari publik dan komunitas penggemar K-Pop akibat komentarnya yang dianggap tidak sopan dan merendahkan perempuan saat mengulas album grup Blackpink.
- Laporan Resmi Kominfo (2019): Video musiknya yang berjudul "Lah Bodo Amat" mencatatkan sejarah sebagai video YouTube pertama yang secara resmi diadukan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) kepada pihak YouTube karena muatan bahasanya.
Diskografi & Karya Sinematik
Di luar berbagai perselisihan, Young Lex terbukti produktif dalam melahirkan karya-karya musik yang hits di kalangan anak muda.
Album Studio
- YOGS (Young Original Gila Swag)Tracklist utama: O Aja Ya Kan, Senyumin Aja, Delete Contact, Super Swag, YOGS, Teman Palsu, Cabs Pake Motor, Titik Dua Bintang, Kaca.
Singel Populer Singkat
- "Ganteng Ganteng Swag" (feat. SkinnyIndonesian24, Reza Oktovian, Kemal Palevi, Dycal)
- "Bad" (feat. Awkarin)
- "Slow" (feat. Gamaliél)
- "Jangan Lupa Bahagia" (bersama Han Yoo Ra, Anji, Steffi Zamora, Atta Halilintar, Aldy Maldini)
- "Lah Bodo Amat" (feat. Sexy Goath, Italiani)
- "Masih Bisa Panjang" (feat. Gisella Anastasia)
Kiprah Akting & Televisi
| Kategori | Judul Karya | Peran / Posisi |
| Film Layar Lebar | Tak Sempurna (2013) Sebuah Lagu untuk Tuhan (2015) The Underdogs (2017) MAT (Film Pendek, 2018) Teachers (2021) | Sopir Taksi Grup Musik Oscar Tukang Ojek Lex |
| Serial Web | The Agency (2017) | Investor (Episode 8) |
| Program TV | Netijen (Trans TV, 2018—2019) | Co-Host / Pengisi Acara |
Pencapaian dan Nominasi
Daya tarik musiknya juga mendapatkan pengakuan resmi di industri musik nasional. Pada tahun 2019, Young Lex meraih nominasi dalam ajang penghargaan bergengsi Anugerah Musik Indonesia (AMI Awards) untuk kategori Duo/Grup/Grup Vokal/Kolaborasi Soul/R&B Terbaik lewat lagu kolaborasinya bersama Anji yang berjudul "Flashback".
Young Lex tetap menjadi salah satu figur paling unik di panggung hiburan Tanah Air—seorang kreator yang berhasil membuktikan bahwa kerja keras dari bawah mampu membawanya ke puncak popularitas, terlepas dari segala kontroversi yang mengiringi langkahnya.
No comments:
Post a Comment